Sebelumnya pasti Bapak/Ibu tidak asing dengan kata "belajar.id". Yups, belajar.id merupakan sebuah domain dari kemdikbud yang diberikan kepada para pendidik, admin pendidikan , dan murid dari jenjang PAUD sampai dengan SMA Sederajat.
Akun tersebut dapat kita peroleh dari admin pendidikan, atau biasa kita sebut dengan Operator Sekolah atau bisa diusulkan secara pribadi. Setelah memperoleh email dengan domain belajar.id, beserta passwordnya Bapak/Ibu silahkan melakukan aktivasi terlebih dahulu pada https://mail.google.com/ atau http://accounts.google.com/
Berikut video tutorial cara aktivasi akun belajar.id
Halo Sahabat Belajar semua...kali ini kita akan membahas tentang Kurikulum Merdeka. Saya yakin Sahabat nggak asing dengan kata"Kurikulum Merdeka".
Yups, Kurikulum merdeka sudah diluncurkan pada tanggal 11 Februari 2022 bersamaan dengan peluncuran Platform Merdeka Mengajar melalui Episode merdeka belajar kelima belas. Kurikulum Merdeka dikenal dengan Kurikulum Prototipe untuk Sekolah Penggerak. Sebagai seorang pendidik di PAUD, kita perlu mengetahui apa itu Kurikulum Merdeka dan cara penerapannya disatuan PAUD.
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak usia dini dan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. kurikulum Merdeka sudah diuji cobakan pada Sekolah Penggerak. Tidak hanya di Sekolah Penggerak, sekolah lainpun sudah menggunakan kurikulum ini.
Penerapan Kurikulum Merdeka Pada Jenjang PAUD
Nah, sekarang mari kita lihat penerapan Kurikulum Merdeka di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
1. Kerangka Dasar
Rancangan landasan utama Kurikulum Merdeka adalah tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan.
Mengembangkan profil pelajar Pancasila pada peserta didik.
2. Kompetensi yang Dituju
Capaian Pembelajaran (CP) untuk satu fase perkembangan anak usia dini, disebut sebagai Fase Fondasi
CP dinyatakan dalam paragraf yang merangkaikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mencapai, menguatkan, dan meningkatkan kompetensi anak usia dini dalam nilai agama dan moral, perkembangan dan identitas diri, serta kompetensi literasi,numerasi, sains, teknologi, rekayasa, dan seni.
CP diharapkan dapat dicapai di akhir layanan PAUD (usia 5-6 tahun)
3. Struktur Kurikulum
Struktur Kurikulum pada PAUD (TK/RA/BA, KB, SPS, TPA), terdiri atas:
1). Kegiatan Pembelajaran Intrakurikuler
Kegiatan pembelajaran intrakurikuler dirancang agar anak dapat mencapai kemampuan yang tertuang di dalam capaian pembelajaran. Intisari kegiatan pembelajaran intrakurikuler adalah bermain bermakna sebagai perwujudan “Merdeka Belajar, Merdeka Bermain”. Kegiatan yang dipilih harus memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi anak. Kegiatan perlu didukung oleh penggunaan sumber-sumber belajar yang nyata dan ada di lingkungan sekitar anak. Sumber belajar yang tidak tersedia secara nyata dapat dihadirkan dengan dukungan teknologi dan buku bacaan anak.
2). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila bertujuan untuk memperkuat upaya pencapaian profil pelajar Pancasila yang mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak untuk PAUD). Penguatan profil pelajar Pancasila di PAUD dilakukan dalam konteks perayaan tradisi lokal, hari besar nasional, dan internasional. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila menggunakan alokasi waktu kegiatan di PAUD.
Alokasi waktu pembelajaran di PAUD usia 4 - 6 tahun paling sedikit 900 (sembilan ratus) menit per minggu. Alokasi waktu di PAUD usia 3 - 4 tahun paling sedikit 360 (tiga ratus enam puluh) menit per minggu.
4. Pembelajaran
Bermain-belajar. Pembelajaran anak usia dini berpusat pada anak.
Kegiatan berbasis buku bacaan anak untuk menguatkan kompetensi literasi.
Orientasi pembelajaran untuk mencapai well-being anak, dengan Capaian Pembelajaran sebagai acuan dan memperhatikan aspek perkembangan.
Penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.
Satuan pendidikan dapat menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran.
Tidak ada alur untuk tujuan pembelajaran.
5. Penilaian
Tidak ada pemisahan antara penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.Teknik dan waktu pelaksanaan asesmen ditentukan oleh guru.
Teknik asesmen dan instrumen diantaranya:
Observasi
Catatan anekdot
Foto berseri
Checklist
Portofolio
Teknik dan instrumen lain yang dapat dimodifikasi sekolah
Pelaporan tertulis ke orang tua minimal 6 bulan sekali, yang berisi deskripsi kemajuan Capaian Pembelajaran anak, dan laporan atau komunikasi lisan dengan orang tua dapat dilakukan kapan saja.
Perangkat Ajar yang Disediakan Pemerintah
Buku panduan pendidik PAUD:
Panduan Pengembangan Pembelajaran
Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Nilai Agama dan Budi Pekerti
Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Jati Diri
Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Dasar-dasar Literasi dan STEAM
Panduan Bermain Berbasis Buku
Panduan Contoh Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Panduan Penyusunan Laporan Capaian Pembelajaran
Contoh-contoh Tujuan Pembelajaran ada di tiap buku panduan pendidik
Halo Sahabat belajar, kali ini saya akan membahas cara aktivasi akun belajar.id. Mungkin sebagian dari sahabat belajar sudah pernah mendengar tentang belajar.id.
Apa itu belajar.id?
Akun belajar.id adalah Akun Pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik,pendidik, dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari PAUD,SD, SMP, SMS, SMK, SLB, dan Kesetaraan. Dengan Akun Pembelajaran, sahabat bisa mengakses berbagai kebutuhan kegiatan belajar mengajar. Mulai dari mengakses platform Kemdikbudristek sampai beragam aplikasi yang akan memeudahkan kegiatan belajar mengajar, baik secara tatap muka ataupun jarak jauh.
Bagaimana Cara Mendapatkan Akun Pembelajaran belajar.id?
Silahkan buka halaman https://belajar.id/ untuk memeriksa ketersedian akun dengan mengisi data sebagai berikut: Nama Lengkap, Nama Ibu Kandung,Tipe Pengguna, Tanggal Lahir, NPSN.
Dapatkan detail Akun Pembelajaran sahabat. Untuk mendapatkan detail akun,silahkan klik kirim detail akun ke email pribadi.
Periksa detail email Akun Pembelajan sahabat di email pribadi. Sahabat akan mendapatkan User ID dan Password Akun Pembelajaran.
Segera aktifkan Akun Pembelajaran sahabat, dengan membuka laman https://mail.google.com/ kemudian masukan User ID dan Password yang dikirim ke email pribadi sahabat.
Setujui syarat dan ketentuan yang berlaku,dengan memilih tombol terima.
Anda akan diarahkan untuk mengganti kata sandi. Silahkan ganti kata sandi sahabat dengan kata sandi yang mudah sahabat ingat minimal 8 karakter.
Akun Pembelajaran belajar.id sahabat telah siap digunakan.
Jika sahabat masih mengalami kesulitan, silahkan klik link dibawah ini untuk mendapatkan panduan lebih lengkap. Semoga informasi ini bermanfaat.
Guru Belajar dan Berbagi hadir sebagai tempat bertemunya guru-guru dari berbagai bidang di seluruh Indonesia untuk bisa mengikuti ragam seri belajar serta berbagi ragam bentuk pembelajaran.
Ayo Guru Belajar merupakan gerakan kolaborasi pemerintah dengan komunitas dan organisasi yang bergerak dalam bidang pengembangan GTK untuk menyediakan beragam program belajar yang relevan dan dapat diikuti guru dan tenaga kependidikan secara daring.
Ayo Guru Berbagi merupakan gerakan kolaborasi pemerintah, guru, komunitas, dan penggerak pendidikan untuk bergotong royong berbagi ide dan praktik baik melalui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), artikel, video pembelajaran, dan aksi webinar.
Baik Ayo Guru Belajar maupun Ayo Guru Berbagi hadir sebagai fasilitas belajar dan berbagi agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan terbaik dari guru terbaik.
Siapa saja yang dapat mengikuti program tersebut? pasti sahabat belajar ingin tahu kan? yukk simak kriteria peserta dibawah ini :
1. Bisa diikuti oleh akun SIMPKB
2.Bisa diikuti olehsemua jenjang pendidikan mulai dari PAUD /SD /SMP /SMA /SMK /SDLB /SMPLB /SMALB
Ayoo..buruan daftarkan dirimu dan pilih seri belajar yang sahabat suka,serta dapat menentukan jadwal belajar daring berdasarkan waktu luang yang sahabat punya. Gimana? keren kan.
Semangat Guru Indonesia, Semangat Guru Belajar dan Berbagi!
Tema dari vlog PembaTIK adalah Berbagi dan Berkolaborasi Bersama Portal Rumah Belajar. Praktik baik yang saya adalah Pemanfatan fitur edugame melalui metode bermain dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini. Praktik baik ini saya lakukan pada anak TK, kelompok B1 (usia 5-6 tahun).
Sebagaimana motto Pendidikan Anak Usia Dini yaitu "bermain sambil belajar, belajar seraya bermain ". karena itu saya tertarik untuk memanfaatkan fitur edugame. dimana fitur ini dikemas dengan interaktif, dilengkapi dengan suara, gambar, dan tampilan visual yang menarik. Sehingga anak menjadi tertarik untuk bermain. Namun sebelum bermain di fitur edugame, kita sebagai guru perlu membuat aturan main yang perlu disepakati bersama, agar ketika proses pembelajaran tidak terjadi keributan.
Sebelum bermain,guru dapat membuka pengetahuan anak terlebih dahulu. seperti yang saya lakukan, saya melakukakan metode tanya jawab sebelum bermain game. Karena disini saya memilih game yang berhubungan dengan profesi, maka saya akan membuka wawasan anak terlebih dahulu tentang profesi. Seperti bertanya "apa saja jenis profesi yang anak ibu ketahui?", dimana tempat profesi tersebut bekerja? dan pertanyaan umum lainnya. Sehingga anak bisa membangun dulu pengetahuannya, baru siap bermain game di fitur edugame, sesuai dengan game yang sudah dipilih oleh guru.
Vlog Tugas PembaTIK Level 4
Untuk kegiatan sosialisasi pertama saya, saya melakukannya di sekolah tempat saya mengajar, kepada 7 oang guru, saya mensosialisasikan dan berbagi ilmu yang saya dapat selama mengikuti pelatihan pembatik ini. dan tentang aplikasi pada portal rumah belajar, besertafitur-fitur yang terdapat didalamnya. Sosialisasi yang kedua saya laksanakan bersama SRB Kota Langsa,kami melakukan sosialisasi dan berkolaborasi mengenai pemanfaatan portal rumah belajar pada peserta MGMP Bahasa Indonesia di SMPN 9 Kota Langsa dengan jumlah peserta 21 orang guru. Sosialisasi yang ketiga, kami laksanakan pada KKG TK Gugus Taman Idola yang bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, dengan jumlah peserta 21 orang guru. Sehingga total peserta sosialisasi tatap muka berjumlah 49 orang guruhebat. Saya bersama rekan SRB dari Sabang sampai Merauke juga ikut mengadakan bimtek tentang rumah belajar dari tanggal 08 s.d 11 November 2021,dengan jumlah peserta 299 guru diseluruh Indonesia.
Kegiatan Sosialisasi dan Berkolaborasi ini, terlaksan berkata dukungan penuh dari berbagai pihak. Oleh karenaitu saya ingin mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu yang telah memberikan dukungan kepada saya dan teman-teman SRB Kota Langsa lainnya, yaitu:
1. Ibu Dra. Suhartini,M.Pd, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa
SRB BABAKO (Sahabat Rumah Belajar Babagi Bakolaborasi)
Sabang Sampai Merauke
Gambar 1. Photo Bersama Peserta
Kegiatan sosialisasi tatap maya kolaborasi SRB dari Sabang sampai Merauke ini, di usung oleh 3 orang SRB Sumatera Barat selaku tuan rumah, yang berdomisili di Kabupaten Kepulauan Mentawai yaitu saudara Ridwan, S.Pd., Gr, Fauzana Azizah, S.Pd, dan Jepri MP Sihombing, S.Pd.
Senang sekali rasanya, ketika diajak berkolaborasi oleh SRB Sumbar, dalam kegiatan Bimtek SRB Babako Sabang samapai Merauke. Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya dan sangat luar biasa. Sebenarnya saya merasa kurang PD, dan bertanya-tanya pada diri sendiri"apakah saya bisa?". Namun, berkat dukungan, semangat dan kepercayaan yang diberikan kepada saya, akhirnya saya menerima tawaran dari SRB Sumbar.
Hal yang paling bikin spot jantung, yaitu ketika sehari sebelum hari H. Saya diminta untuk menjadi host ke 2, karena perkiraan cuaca esok hari di Kepulauan Mentawai akan ada badai dan kemungkinan ada kendala pada jaringan. Karena acara tidak bisa kita undur, saya bismillah aja, walaupun ada rasa deg deg ser.
Kegiatan Bimtek ini berlangsung selama 4 hari yaitu senin s.d kamis (08-11November 2021). Kegitan ini free biaya pendaftaran, mendapatkan sertifikat 32 JP, dan materi pelatihan. Peserta juga dibuatkan grup whatsaap, untuk mempermudah komunikasi dengan panitia dan para SRB.
Gambar 2. Flayer SRB BABAKO
Peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, terbukti dengan jumlah peserta Bimtek SRB Babako tembus 299 peserta. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD sampai SLTA yang berasal dari Sabang samapai Merauke.
Pemateri kegiatan Bimtek ini terdiri dari 3 orang SRB Sumatera Barat dan 7 orang SRB tamu spesial dari Sabang sampai Merauke, yaitu:
Ridwan, S.Pd., Gr (SRB Sumbar)
Fauzana Azizah, S.Pd (SRB Sumbar)
Jepri MP Sihombing, S.Pd (SRB Sumbar)
Septia Handayani,S.Pd., Gr (SRB Aceh)
Ferdi Syahdani, S.Pd., Gr (SRB Bengkulu)
Andriani Okiriani (SRB Jawa Timur)
Renilda Aphua Mujijayanti (SRB Kalimantan Barat)
Salehuddin (SRB Sulawesi Utara)
Fransiskus Kandra (SRB NTT)
Andrico Pratama (Papua Barat)
dan juga dihadiri oleh DRB Sumatera Barat, yaitu :
Nursyamsi (DRB 2018)
Roby Prasetya Pramana (DRB 2019)
Rahmad Habibullah (DRB 2019)
Berry Devanda (DRB 2020)
Gambar 3&4 Round Acara Bimtek DRB BABAKO
Pada Bimtek kali ini, saya berkesempatan menjadi host dan menyampaikan materi tentang Rumah belajar, berbagai fitur rumah belajar dan cara membuat akun rumah belajar.
Bimtek ini mewajibkan peserta untuk mengisi daftar hadir selama kegiatan berlangsung pada link absen yang telah dibagikan baik pada chat zoom, maupun grup whatsaap dan mengumpulkan tugas pada link tugas yang telah diberikan. Batas akhir pengumpulan tugas yaitu pada hari kamis, 11 November 2021 paling lambat pukul 23.59 WIB/00.59 WITA/01.59 WIT.
Saya merasa senang bisa berbagi dan berkolaborasi dengan para peserta Bimtek SRB BABAKO Sabang Sampai Merauke. Tak hanya itu, saya juga bertambah saudara yang pastinya keren dan kami tetap menjalin silaturrahmi di media sosial,semoga suatu saat kita bisa berjumpa dan berbagi cerita.
Kegiatan sosialisasi tatap muka selanjutnya, saya lakukan bersama dengan rekan SRB dari Kota Langsa tahun 2021. Kami melakukan sosialisasi kepada para guru KKG TK Gugus Taman Idola, dimana gugus tersebut diketuai oleh ibu Mona Juwita, S.Pd.I. Ketua gugus sangat mendukung kegiatan kami, dan membantu menyebarkan informasi tentang kegiatan sosialisasi ini kepada anggota KKG Gugus Taman Idola.
Saya sangat menyadari, dalam sebuah kegiatan kita tidak bisa bekerja sendiri, butuh bantuan dan dukungan dari berbagai pihak agar kegiatan terlaksana dengan baik. Syukurnya saya dan rekan SRB yang lain mendapat dukugan dari berbagai pihak. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa yaitu ibu Dra. Suhartini,M.Pd sangat senang dan mendukung kegiatan kami, dengan diberikannya surat izin untuk melakukan sosialisasi rumah belajar. Kepala sekolah saya ibu Nana Suzanna, S.Pd juga senang dan mendukung kegiatan sosialisasi yang saya lakukan bersama dengan SRB yang lain.
Gambar1. Pembukaan Acara oleh Kabid Pembinaan PAUD dan Non Formal
Kegiatan sosialisasi rumah belajar pada KKG Gugus Taman Idola dilaksanakan pada hari Rabu, 10 November 2021. pada pukul 10.00 sampai selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh 21 orang guru yang berasal dari pendidik PAUD maupun TK. Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi ini, dan juga banyak dari para guru bertanya mengenai fitur-fitur rumah belajar, juga tentang pembatik. Kebanyakan dari mereka mengira PembaTIK adalah salah satu kegiatan membatik, tapi sekarang mereka sudah tahu,dan tertarik untuk mengikuti PembaTIK pada tahun depan.
Gambar 2. Penyampaian Materi Pemanfaatan Fitur Edugame
Gambar 3. Sesi Photo Bersama Peserta KKG TK Gugus Taman Idola
Salam semangat dan sukses untuk kita semua.
Salam Rumah Belajar
"Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja"